Senin, 28 Maret 2016

Perbedaan VLAN dan LAN



Perbedaan VLAN dan LAN
 
  • Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch 

Gambar Jaringan VLAN
 

Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

BAGAIMANA VLAN BEKERJA
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk
mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC addresses dsb. Semua
informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)
di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan
port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang
digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan
switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/bridge
inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi
suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama.
Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya.
atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software)
yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang
didalamnya.untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.
PERBEDAAN MENDASAR ANTARA LAN DAN VLAN
Perbedaan yang sangat jelas dari model jaringan Local Area Network dengan
Virtual Local Area Network adalah bahwa bentuk jaringan dengan model Local
Area Network sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta
penggunaan hub dan repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa
kelemahan. Sedangkan yang menjadi salah satu kelebihan dari model jaringan
dengan VLAN adalah bahwa tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam
satu VLAN/bagian (organisasi, kelompok dsb) dapat tetap saling berhubungan
walaupun terpisah secara fisik. Atau lebih jelas lagi akan dapat kita
lihat perbedaan LAN dan VLAN pada gambar dibawah ini.
PERBANDINGAN  VLAN DAN LAN


  •         Perbandingan Tingkat Keamanan

·                                     Penggunaan LAN telah memungkinkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan
                dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin
                berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama
                (resource sharing atau disebut juga hardware sharing).10 LAN memungkinkan data
                tersebar secara broadcast keseluruh jaringan, hal ini akan mengakibatkan mudahnya
                pengguna yang tidak dikenal (unauthorized user) untuk dapat mengakses semua
                bagian dari broadcast. Semakin besar broadcast, maka semakin besar akses yang
                didapat, kecuali hub yang dipakai diberi fungsi kontrol keamanan.


  • ·         VLAN yang merupakan hasil konfigurasi switch menyebabkan setiap port switch
                diterapkan menjadi milik suatu VLAN. Oleh karena berada dalam satu segmen,
                port-port yang bernaung dibawah suatu VLAN dapat saling berkomunikasi langsung.
                Sedangkan port-port yang berada di luar VLAN tersebut atau berada dalam
                naungan VLAN lain, tidak dapat saling berkomunikasi langsung karena VLAN tidak
                meneruskan broadcast.



  • ·         VLAN yang memiliki kemampuan untuk memberikan keuntungan tambahan dalam           

                       keamanan jaringan tidak menyediakan pembagian/penggunaan media/data
                 dalam suatu jaringan secara keseluruhan. Switch pada jaringan menciptakan
                 batas-batas yang hanya dapat digunakan oleh komputer yang termasuk dalam
                 VLAN tersebut. Hal ini mengakibatkan  administrator dapat dengan mudah
                 mensegmentasi pengguna, terutama dalam hal penggunaan media/data yang
                 bersifat rahasia (sensitive information) kepada seluruh pengguna jaringan
                 yang tergabung secara fisik.


  • ·         Keamanan yang diberikan oleh VLAN meskipun lebih baik dari LAN,belum menjamin
                       keamanan jaringan secara keseluruhan dan juga belum dapat dianggap cukup


                       untuk menanggulangi seluruh masalah keamanan .VLAN masih sangat memerlukan


                       berbagai tambahan untuk meningkatkan keamanan jaringan itu sendiri seperti


                       firewall, pembatasan pengguna secara akses perindividu, intrusion detection,


                       pengendalian jumlah dan besarnya broadcast domain, enkripsi jaringan, dsb.


  • ·         Dukungan Tingkat keamanan yang lebih baik dari LAN inilah yang dapat

                       dijadikan suatu nilai tambah dari penggunaan VLAN sebagai sistem jaringan.
                 Salah satu kelebihan yang diberikan oleh penggunaan VLAN adalah kontrol
                 administrasi secara terpusat, artinya aplikasi dari manajemen VLAN dapat
                 dikonfigurasikan, diatur dan diawasi secara terpusat, pengendalian broadcast
                  jaringan, rencana perpindahan, penambahan, perubahan dan pengaturan akses
                 khusus ke dalam jaringan serta mendapatkan media/data yang memiliki fungsi
                 penting dalam perencanaan  dan administrasi di dalam grup tersebut semuanya
                 dapat dilakukan secara terpusat. Dengan adanya pengontrolan manajemen
                 secara terpusat maka administrator jaringan juga dapat mengelompokkan
                 grup-grup VLAN  secara spesifik berdasarkan pengguna dan port dari switch
                 yang digunakan, mengatur tingkat keamanan, mengambil dan menyebar data
                 melewati jalur yang ada, mengkonfigurasi komunikasi yang melewati switch,
                dan memonitor lalu lintas data serta penggunaan bandwidth dari VLAN saat
                melalui tempat-tempat yang rawan di dalam jaringan.
Keuntungan sebuah VLAN
Penerapan sebuah teknologi VLAN memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih fleksibel untuk mendukung tujuan bisnis. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan VLAN:
Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.
 Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.
 Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.